PT DUTA GRAHA KARYA, ANAK USAHA AGUNG SEDAYU GROUP RAIH PENGHARGAAN DI JAKARTA INVESTMENT AWARD 2025
PT Duta Graha Karya, anak usaha Agung Sedayu Group, meraih penghargaan pada ajang Jakarta Investment Award (JIA) 2025 yang digelar di The Westin Hotel, Jakarta Selatan, Senin, 10 November 2025. Dengan tema “Menguatkan Daya Saing Global Jakarta melalui Investasi Berkualitas”, ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi perusahaan yang mendorong pertumbuhan investasi di Jakarta.
PT Duta Graha Karya dianugerahi kategori Perusahaan dengan Kontribusi Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2024 pada sektor Transportasi, Gedung, dan Telekomunikasi (Penanaman Modal Dalam Negeri). Penghargaan diserahkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo kepada Letjen TNI (Mar) (Purn.) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si., Direktur Utama Agung Sedayu Group. Penghargaan ini menguatkan peran perusahaan dalam proyek strategis, termasuk pembangunan Jalan Tol Kamal–Tanjung Pasir (Kataraja) di kawasan PIK2.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI, Todotua Pasaribu, menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan investasi di Jakarta. “Secara year on year, pertumbuhan investasi di Jakarta mencapai sekitar 45%, menjadikannya salah satu provinsi dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Gubernur Pramono Anung juga menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan investor. “JIA ini adalah penanda bagaimana Jakarta bisa menjadi kota yang membangkitkan kepercayaan publik. Mari bersama-sama Jakarta kita bangun untuk menjadi kota global,” ungkapnya.
Nono Sampono menjelaskan bahwa kontribusi ASG bukan hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga keberlanjutan manfaat bagi masyarakat. “ASG tidak hanya berinvestasi untuk keuntungan, tetapi bagaimana memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan fasilitas yang sesuai kebutuhan manusia dan melalui CSR dalam aspek sosial, kesehatan, dan pendidikan,” tegasnya.
Penghargaan ini menjadi penanda konsistensi Agung Sedayu Group dalam menghadirkan pembangunan berkelanjutan dan investasi bernilai strategis bagi masa depan Jakarta dan Indonesia.